Universitas Sari Mutiara Indonesia Melakukan Emergency Disaster Simulation

Bencana adalah peristiwa yang dapat mengancam dan mengganggu stabilitas masyarakat, sehingga dapat menyebabkan kerugian dalam berbagai bidang seperti:  ekonomi, teknologi, lingkungan, sosial, biologi, dan bidang lainnya. Nah, bencana sendiri terbagi menjadi 2 yakni bencana alam dan bencana non-alam. Berbicara tentang bencana alam, kita semua sudah pasti tahu bahwa negara kita rawan terjadi bencana alam. Tahukah kenapa hal tersebut dapat terjadi? Jawabannya adalah karena negara kita (Indonesia) berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau  Ring of Fire. Cincin Api Pasifik/ Ring of Fire adalah istilah yang digunakan untuk wilayah yang sering mengalami letusan berapi aktif dan gempa bumi.

Berbicara tentang Gempa bumi, pasti membuat kita sedikit takut bahkan benar-benar takut. Apalagi, jika di antara kita sudah pernah mengalami goncangan dasyat dari gempa bumi yang membuat trauma yang cukup mendalam. Oleh karena itu, Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep selaku dosen pengajar mata kuliah Keperawatan Bencana berinisiatif untuk mengadakan simulasi bencana gempa bumi. Adapun simulasi itu mencakup tentang penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi di ruangan bertingkat. Simulasi gempa ini di adakan pada hari Sabtu (5/10/2019) pukul 08.30 WIB, dan di ikuti oleh seluruh mahasiswa S1 Keperawatan tingkat IV, mahasiswa DIII Keperawatan tingkat III, serta Ns. Edryani Yonlafados, S. Kep, M. Kep selaku TIM pengajar dari mata kuliah Keperawatan Bencana.

Simulasi ini berlangsung dengan sangat baik. Para mahasiswa dapat memerankan perannya masing-masing dalam melakukan simulasi tersebut. Bukan hanya itu, namun Make Up dari para korban juga menjadi salah satu hal menarik karena benar-benar terliat real atau nyata. Kegiatan simulasi ini juga menarik perhatian mahasiswa jurusan lain, sehingga mereka asyik memperhatikan simulasi yang sedang berlangsung.

Para mahasiswa peserta simulasi sangat antusias terhadap kegiatan ini karena di nilai memiliki banyak dampak positif dan sesuatu hal yang sangat perlu di sebarluaskan ke masyarakat luas. Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia, Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini karena dapat mengembangkan wawasan para mahasiswa agar tanggap menghadapi bencana alam khususnya gempa bumi. Melalui simulasi ini, di harapkan agar mahasiswa dapat menjadi Leadership jika terjadi bencana gempa bumi karena sudah terpapar informasi bagaimana penyelamatan diri saat terjadi bencana gempa bumi. Mulia sekali rasanya jika kita dapat menyelamatkan banyak jiwa saat terjadi bencana. Universitas Sari Mutiara Indonesia kampus tanggap bencana!

 

Redaksi :

Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep

Theresia Yuni F.S

Bagikan ke Sosial Media

Tags: