PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENANGANAN KERACUNAN MAKANAN DAN OBAT-OBATAN DI SMK SWASTA FARMASI YPF-

Kasus keracunan makanan yang dilaporkan di Medan dengan tingkat mortalitas terbesar. Jenis pangan yang sering menimbulkan keracunan makanan adalah masakan rumah tangga, makanan jasa boga, dan makanan jajanan. Sedangkan untuk patogen yang paling banyak ditemukan adalah Escherichia coli. Bacillus cereus, dan Staphylococcus sp. Kejadian keracunan makanan ini menjadi peringatan besar bagi seluruh masyarakat kota Medan, Pemerintah Kota Medan menghimbau masyarakat untuk lebih bisa bersikap teliti pada saat hendak membeli makanan atau pun berbelanja.

Universitas Sari Mutiara Indonesia, yang merupakan salah satu kampus yang menghasilkan lulusan perawat yang profesional dibidangnya melakukan penyuluhan ke beberapa SMK  Kesehatan di Kota Medan. Aksi ini di dampingin langsung oleh doden pembimbing Mata Kuliah Keperawatan kritis dan dosen pendamping yaitu Ns. Lasmarina Sinurat, S.Kep, MKep dan Ns. Adventi Riang Bevy Gulo, S.Kep, M.Kep. Penyuluhan ini diikuti oleh seluruh Mahasiswa S1 Keperawatan tingkat IV. Penyuluhan ini diadakan pada hari Kamis, 28 November 2019 dan kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Siswa/i SMKFarmasi YPFSU  kelas XII.

Kegiatan Penyuluhan ini mendapat dukungan positif dari Pemilik Yayasan, kepala sekolah serta para guru di SMK Farmasi YPFSU Medan. Para mahasiswa yang melakukan penyuluhan juga cepat akrab dengan Siswa/i disana. Dibalik itu semua ternyata masih banyak Siswa/i yang belum tahu tentang bagaimana cara penanganan pertama pada orang yang keracunan makanan. Dengan kedatangan Mahasiswa/i Universitas Sari Mutiara Indonesia akhirnya mereka menjadi tahu penanganan keracunan makanan dan cara hidup yang sehat.

Kegiatan penyuluhan ini berlangsung dengan sangat baik dari awal hingga akhir. SMK Farmasi YPFSU Medan juga menyambut para mahasiswa/i serta para dosen dengan baik dan hangat. Bahkan pihak sekolah berharap kedepannya pihak Universitas Sari Mutiara Indonesia dapat melakukan penyuluhan kesehatan kembali di sekolah ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan agar mahasiswa/i semakin peduli terhadap keadaan sekitar serta tanggap terhadap penanganan pertolongan pertama pada setiap penyakit. Kegiatan ini banyak memberikan dampak positif bagi banyak orang. Melalui hal kecil kita dapat menyelamatkan banyak jiwa.

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB.

 

Redaksi

Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep

Bobby Gea

 

Bagikan ke Sosial Media

Tags: